Posts

Ebiet G Ade - Menjaring Matahari

Kabut sengajakah engkau Mewakili pikiranku Pekat hitam berarak Menyelimuti matahari Aku dan semua yang ada Di sekelilingku Merangkak menggapai Dalam gelap Mendung benarkah pertanda Akan segera turun hujan Deras agar semua basah Yang ada di muka bumi Siramilah juga jiwa kami semua Yang tengah di rundung kegalauan Roda jaman menggilas kita Terseret tertatih tatih Sungguh hidup terus diburu Berpacu dengan waktu Tak ada yang dapat menolong Selain yang di sana Tak ada yang dapat membantu Selain yang di sana Dialah tuhan dialah tuhan Music : Roda jaman menggilas kita Terseret tertatih tatih Sungguh hidup terus diburu Berpacu dengan waktu Tak ada yang dapat menolong selain yang di sana Tak ada yang dapat membantu selain yang di sana Dialah tuhan dialah tuhan Wohoho...hohohoho Tuhan Tuhan

Ebiet G Ade - Lolong

Jembatan batu di sebelahku diam Pancuran bambu kecil Memercikkan air Menghempas di atas batu hitam Merintih menikam sepi pagi Pucuk pucuk cemara Bergoyang goyang Diterpa angin dingin bukit ini Seperti mengisyaratkan doa Rahasia alam diam di sekitarnya Di sini pun aku mencari engkau Setiap kali ku panggili namamu Namun selalu saja Hanya gema suaraku Yang tedengar rindu Music : Gadis manis duduk di sebelahku Menyematkan kembang Di saku bajuku Dan bercerita tentang Sepasang burung Yang bercumbu di atas dahan Tetapi sepi tetap bergayut di dada Selalu ku teriakkan kata dimana Tetapi rindu tetap bergayut di dada Selalu ku teriakkan kata dimana Ketika pulang aku turun ke kali Dan berkaca di atas air Melihat wajahku letih dan tua Tapi aku berusaha tertawa Anggap hidup hanya sandiwara Yang kan berakhir segera

Ebiet G Ade - Kalian Dengarlah Keluhanku

Dari pintu ke pintu Ku coba tawarkan nama Demi terhenti tangis anakku Dan keluh ibunya Tetapi nampaknya semua mata Memandangku curiga Seperti hendak telanjangi Dan kuliti jiwaku Apakah buku ini Harus selalu hitam pekat Apakah dalam sejarah orang Mesti jadi pahlawan Sedang tuhan di atas sana Tak pernah menghukum Dengan sinar matanya Yang lebih tajam dari matahari Kemanakah sirnanya Nurani embun pagi Yang biasanya ramah Kini membakar hati Apakah bila terlanjur salah Akan tetap dianggap salah Tak ada waktu lagi benahi diri Tak ada tempat lagi untuk kembali Music : Kembali dari keterasingan Ke bumi beradap Ternyata lebih menyakitkan Dari derita panjang Tuhan bimbinglah batin ini Agar tak gelap mata Dan sampaikanlah rasa inginku Kembali bersatu Kemanakah sirnanya Nurani embun pagi Yang biasanya ramah Kini membakar hati Apakah bila terlanjur salah Akan tetap dianggap sa...

Ebiet G Ade - Hidup V

Di laut alun gelombang Deras menerjang tebing  Batu karang pun adakah kamu Di padang ilalang yang tandus Kemuning kering terbakar Bersandar lesu adakah kamu Aku cari selalu ku cari Dimanakah adanya kamu Aku ingin memekik Kupanggil namamu Jantung rasa terbelah Menahan pekikan diam Ingin rasanya ku terjang kelam Ingin ku ungkap rahasia malam Agar rembulan agar matahari Bersatu untuk mengacu jiwaku Kini aku terbaring Menunggu kamu Datanglah kau datanglah Dalam pelukanku Lalalala...lalalalalalala Lalalala...lalalalalalala Lalalala...lalalalalalala Lalalala...lalalalalalala Music : Di padang kembang melati Ada perahu bertolak Menembus pekatmu adalah kamu Di hati terang benderang Nyanyian sorga bergema Menikam dada adalah kamu Aku cari selalu ku cari Dimanakah adanya kamu Aku ingin memekik Kupanggil namamu Jantung rasa terbelah Menahan pekikan diam Ingi...

Ebiet G Ade - Hidup III

Sekarang aku tengah Tengadah ke langit Berjalan di atas bintang bintang  Bersembunyi dari Bayang bayangku sendiri Yang sengaja aku tinggal Di atas bukit Barangkali tanganmu Takkan lagi mengejarku Untuk merenggut segenap hidupku Aku yang sembunyi Di bawah kulitku sendiri Kapan lagi akan mampu berdiri Lihatlah ke dua belah tanganku Yang kini nampak mulai gemetaran Sebab ada yang tak seimbang Antara hasrat dan beban Atau karena jiwaku Yang kini mulai rapuh Gampang diguncangkan angin Lihatlah bilik di jantungku Denyutnya tak rapi lagi Seperti akan segera terhenti Kemudian sepi dan mati Music : Barangkali tanganmu Takkan lagi mengejarku Untuk merenggut segenap hidupku Aku yang sembunyi Di bawah kulitku sendiri Kapan lagi akan mampu berdiri Lihatlah ke dua belah tanganku Yang kini nampak mulai gemetaran Sebab ada yang tak seimbang Antara hasrat dan beban ...

Ebiet G Ade - Hidup II

Malam ini aku mesti pulang  Untuk sekedar tidur Di kamarku yang gelap Meskipun sebenarnya Aku ingin tetap tinggal Untuk menikmati bintang Untuk menikmati bulan Sebentar lagi kasih Beri aku waktu Untuk sekedar mengucapkan Selamat malam Meskipun aku tak dapat Melihat wajahmu Tapi hembusan angin Cukup mengatakan Kehadiranmu untukku Dan sekarang aku Telah tidur sendiri di kamarku Yang gelap dan dingin Penuh angan angan Dan sekarang aku Telah pulang kembali ke rumah Yang kotor dan kecil Penuh cita cita Di sinilah di kamarku Yang gelap ini Aku ingin menumpahkan Kerinduanku Di sinilah di kamarku Yang dingin ini Aku ingin menangis Di pangkuanmu Hari ini aku pergi sembahyang Untuk mendekatkan diri kepadamu Semoga kau tahu Apa yang ku maksudkan Semoga kau lebur Dosa dan kehilafanku

Ebiet G Ade - Hidup I

Pernah ku coba Untuk melupakan kamu Dalam setiap renunganku Melupakan semua Yang kau goreskan Pada telapak tanganku Dan juga ku coba Untuk meyakinkan pikiranku Bahwa sebenarnya Engkau tak pernah ada Bahwa bumi dan isinya ini Tercipta karena memang Harus tercipta Bahwa adam hawa Tiba tiba saja turun Tanpa karena makan Buah kuldi dahulu Dan aku lahir juga Bukan karena campur tanganmu Hanya karena ibu Memang seharusnya melahirkanku Hanya karena ibu Memang seharusnya melahirkanku Tetapi yang ku rasakan kemudian Hidup seperti tak berarti lagi Dan ternyata bahwa Hanya kasih sayangmu Yang mampu membimbing tanganku Ooo...yang mampu Membimbing tanganku Tuhan maafkanlah Atas kelancanganku Mencoba meninggalkanmu Sekarang datanglah Engkau bersama angin Agar setiap waktu Aku bisa menikmati kasihmu Agar setiap waktu Aku bisa menikmati kasihmu Music : Tuhan maafkanlah Atas kel...